Sejarah Awal Drifting
Drifting tumbuh di Jepang sekitar pertengahan tahun 1960-an, dipelopori kalangan motorsport underground yang dijuluki rolling zoku. Mereka mempraktikkan teknik opposite-lock dari balap rally di jalan pegunungan yang berkelok-kelok dan beraspal licin di wilayah Rokkosan, Hakone, Irohazaka dan Nagano.
Pada tahun 1987, para modifikator setuju untuk merekam Tsuchiya saat drifting dan mempopulerkannya. Video tersebut menjadi hits dan membuat banyak insan tertarik. Hal ini didukung pula dengan popularitas komik “Initial D”.
Pada tahun 2001, Daijiro Inada (pendiri Option Magazine dan Tokyo Auto Salon) bersama Keiichi "Dorikin" (Raja Drifting) Tsuchiya (pembalap turing dan juga Bapak Drifting Profesional) membuat seri kompetisi drifting profesional, D1 Grand Prix (D1 GP). Dalam kompetisi, pengemudi berusaha untuk membuat agar mobilnya berada dalam posisi miring dan meluncur selama mungkin.
Semenjak saat itu, olahraga drifting semakin menjamur. Namun Fédération Internationale de l'Automobile atau FIA, badan yang membawahi kegiatan olahraga balap internasional, tidak mengakui drifting sebagai olahraga balap profesional.
- Video tentang sejarah drifting di Indonesia :
Credit : https://intersport.id/automotive/sejarah-dan-perkembangan-drifting-di-indonesia
Credit video : Garasi Drift
brem brem
BalasHapus